Kamis, 25 Februari 2010

UPDATE GUA MARIA WATU BLENCONG

Sudah setahun lebih Gua Maria Watu Blencong didirikan dan terus dalam proses pembangungan secara swadaya oleh umat sekitar dibantu oleh beberapa donatur yang murah hati untuk terlibat dalam pembangunan tersebut. Syukur kepada Allah. Selama satu tahun ini disadari betul bahwa keberadaan Gua Maria Watu Blencong, yang terletak di Borosuci, Rt 13 Rw 07 Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta ini menumbuhkan habitus baru dan sensus fidelity yang mendalam bagi umat sekitar dan juga umat-umat lain yang secara sporadis berdatangan untuk menghunjukkan doa dan pujian kepada Allah melalui Bunda Maria.

Proses pembangunan yang terus berjalan ini senantiasa diarahkan untuk semakin mendukung nuansa rohani yang alami di lereng pegunungan menoreh ini. Pembangunan yang senantiasa dinamis selaras dengan kemampuan umat ini menumbuhkan juga rasa kebersamaan dan paguyuban yang semakin kentara. Umat Lingkungan Borosuci secara bergotongroyong setiap hari Minggu sesudah misa di Gereja Paroki, dengan tekun dan setia terus dilakukan guna menggapai suatu cita-cita bersama (visi rohani) untuk menjadikan salah satu tempat peziarahan di Yogyakarta ini semakin selaras dengan alam yang ada sehingga pembangunan tersebut tidak merusak alam melainkan semakin menyatukan manusia serta keberadaan Gua Maria ini dengan alam yang ada supaya Taman Firdaus yang diciptakan Allah tetap terasakan dan menjadi suasana surgawi di dunia, dimana umat datang untuk berhimpun, naik ke puncak gunung bersama Yesus dan Bunda Maria untuk memuliakan Dia.

Untuk mencapai Gua Maria ini, baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat dapat ditempuh, hingga kaki bukit untuk kemudian sekitar 200 meter dengan perjalanan kaki menaiki bukut menuju Gua Maria Watu Blencong. Gua ini terletak 20 meter di bawah Watu Blencong yang dipercaya umat dan masyarakat sekitarnya sebagai batu yang pada malam-malam tertentu bersinar laksana lampu yang memberikan terangnya menembus kegelapan malam. Supaya lebih jelas bagaimana peta perjalanan menuju Gua maria ini, silahkan untuk melihat map di bawah ini, apabila anda berangkat dari kota Yogya menuju daerah Banjarasri, sebelah barat kota yogya sekitar 36 kilometer.



View Larger Map

Peta banjarasri

Peta banjarasri Mister-Map.com - 1




Rabu, 17 Februari 2010

YOUTUBE DOWNLOADER

Apakah anda ingin mengunduh atau mendownload suatu video dari youtube dan kesulitan bagaimana menemukan ling unduhannya? silahkan saja klik link ini. Youtube Downloader Cukup dengan mengkopy paste alamat video youtube anda ke dalam mesin ini, anda punya kesempatan besar untuk mengunduh video-video yang anda inginkan.

Senin, 15 Februari 2010

PERATURAN PUASA DAN PANTANG 2010

Mengacu Statuta Keuskupan Regio Jawa 1995 pasal 136 peraturannya ditetapkan sebagai berikut:

Hari Puasa tahun 2010 ini dilangsungkan pada hari Rabu Abu tanggal 17 Februari, dan Jumat Agung tanggal 2 April. Hari Pantang dilangsungkan pada hari Rabu Abu dan tujuh Jumat selama masa Prapaska sampai dengan Jumat Agung.

Yang wajib berpuasa ialah semua orang Katolik yang berumur 18 tahun sampai awal tahun ke-60. Yang wajib berpantang ialah semua orang Katolik yang berumur genap 14 tahun ke atas.

Puasa dalam arti yuridis, berarti makan kenyang hanya sekali sehari. Pantang dalam arti yuridis, berarti memilih tidak makan daging atau ikan atau garam, atau tidak jajan atau merokok.

Karena peraturan puasa dan pantang cukup ringan, maka kami anjurkan, agar secara pribadi atau bersama-sama, misalnya oleh seluruh keluarga, atau seluruh lingkungan, atau seluruh wilayah, ditetapkan cara puasa dan pantang lebih berat, yang dirasakan lebih sesuai dengan semangat tobat dan matiraga yang ingin dinyatakan.
Tentu saja ketetapan yang dibuat sendiri tidak mengikat dengan sanksi dosa.
Hendaknya juga diusahakan agar setiap orang beriman kristiani baik secara pribadi maupun bersama-sama mengusahakan pembaharuan hidup rohani, misalnya dengan rekoleksi, retret, latihan rohani, ibadat jalan salib, meditasi, dan sebagainya.

Salah satu ungkapan tobat bersama dalam masa Prapaska ialah Aksi Puasa Pembangunan atau APP, yang diharapkan mempunyai nilai dan dampak pembaharuan pribadi, serta mempunyai nilai dan dampak peningkatan solidaritas pada tingkat paroki, keuskupan dan nasional.

Tema APP tahun 2010 ini berbunyi:

“BERSYUKUR DENGAN BERTOBAT
DAN BERBAGI BERKAT”




SURAT GEMBALA PRAPASKAH KAS 2010

SURAT GEMBALA PRAPASKA
13-14 FEBRUARI 2010


Para Ibu dan Bapak, Para Suster, Bruder, Rama,
Kaum muda, remaja dan anak-anak yang terkasih dalam Kristus.

Sebentar lagi kita memasuki masa Prapaska. Pada masa Prapaska kita diajak untuk membangun sikap tobat. Sikap tobat yang benar diwujudkan dalam pilihan hidup yang mengandalkan Tuhan. Orang yang diberkati adalah orang yang mengandalkan Tuhan dan menaruh harapan pada-Nya. Demikian Nabi Yeremia menghayati Sabda Tuhan: “Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan!” (Yer 17:7). Sedangkan orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri dan hatinya menjauh dari Tuhan adalah orang yang terkutuk. Orang-orang yang terberkati diibaratkan pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air. Membangun sikap tobat yang benar berarti senantiasa menempatkan kekuatan sendiri dalam sumber air sejati, Tuhan yang berbelaskasih.

Masa Prapaska juga merupakan masa yang penuh rahmat. Dengan senantiasa mentautkan diri pada sumber air sejati yakni Tuhan yang berbelas kasih, hidup kita selalu diperbarui. Pembaruan hidup orang beriman digambarkan oleh Nabi Yeremia: “...daunnya tetap hijau, ... tidak kuatir dalam tahun kering dan ... tidak berhenti menghasilkan buah” (Yer 17:8). Santo Paulus menghayati pembaruan hidup dengan keyakinan yang mendalam akan Kristus yang senantiasa hidup: “Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati.” (1Kor 15:20). Pembaruan hidup yang dikerjakan oleh rahmat Allah membuat hidup kita selalu menghasilkan buah, kendati berada dalam ‘tahun kering’ dan ‘panas terik’.

Saudari-saudaraku yang terkasih,

Tahun kering dan panas terik kehidupan kita sering membuat orang tidak berdaya, putus asa, mudah menyerah, patah semangat, tidak menghasilkan buah kehidupan. Tahun kering dan panas terik kehidupan masyarakat kita saat ini mendambakan tatanan hidup bersama yang menyejahterakan semakin banyak orang, penghormatan terhadap martabat pribadi manusia, pengelolaan lingkungan hidup yang manusiawi. Bacaan Injil hari ini memberikan inspirasi bagi kita untuk ‘tidak berhenti menghasilkan buah’. Tahun kering dan panas terik kehidupan saat ini bukan hambatan bagi orang beriman. Tahun kering dan panas terik kehidupan bukan alasan untuk menangisi keadaan. Tahun kering dan panas terik adalah kesempatan untuk membarui hidup dan menghasilkan buah pertobatan. Kemiskinan membangkitkan semangat untuk berbagi. Kelaparan membangkitkan semangat untuk berbela rasa. Kesedihan dan tangis membangkitan semangat untuk melayani dengan tulus hati. Kebencian dan kejahatan membangkitkan semangat untuk membalas kejahatan dengan kebaikan.

Karena itu, masa Prapaska bukan hanya kegiatan ritual belaka, tetapi gerakan rohani yang diwujudkan dalam aksi. Kita biasa menyebutnya dengan Aksi Puasa Pembangunan (APP). Gerakan APP di Keuskupan Agung Semarang sudah berusia 40 tahun. Tema APP tahun ini adalah BERSYUKUR DENGAN BERTOBAT DAN BERBAGI BERKAT. Aksi Puasa Pembangunan pada tahun 2010 ditempatkan dalam Tahun Syukur Keuskupan Agung Semarang: syukur atas Arah Dasar 2006-2010 yang menumbuhkan habitus baru, syukur atas Keuskupan Agung Semarang yang berulang tahun ke 70 dan syukur atas Tahun Imam yang saat ini diisi dengan gerakan rohani: retret imam dalam hidup sehari-hari. Bacaan Injil Lukas meneguhkan pertobatan kita sebagai bentuk keikutsertaan menghayati solidaritas Kristus yang bersengsara dan wafat di kayu salib demi keselamatan semua orang. Kegiatan-kegiatan selama masa APP mengajak kita untuk semakin menyerupai Kristus. Pembaruan hidup umat beriman menjadi semakin serupa dengan Kristus, hanya akan terjadi kalau dapat melihat Kristus yang bangkit dalam diri saudari-saudara kita yang miskin, lapar, menangis, dibenci, dikucilkan, dicela.

Saudari-saudaraku yang terkasih,

Pertobatan yang benar dihayati dengan mengandalkan Tuhan yang penuh rahmat sehingga menghasilkan gerakan syukur dan berbagi berkat. Syukur karena mengandalkan Tuhan. Bersama Tuhan yang berbelas kasih itu kita menemukan kesempatan untuk berbagi berkat. Tahun kering dan panas terik tidak memadamkan kebahagiaan kita dalam mewujudkan semangat berbagi berkat. Dalam diri yang miskin, lapar, menangis, dibenci, dikucilkan, dicela tetap ditemukan pijar-pijar kebahagiaan karena setiap orang dimampukan membangun sikap tobat dengan bersyukur dan berbagi berkat. Buah pertobatan dan habitus baru yang telah mulai tumbuh di Keuskupan Agung Semarang dan pantas diyukuri antara lain: meningkatnya solidaritas antar paroki, solidaritas antar anak sekolah, solidaritas melalui APP, gerakan peduli lingkungan, gerakan peduli pendidikan, gerakan peduli bencana. Masih perlu dirancang aksi yang berkelanjutan untuk mengembangkan semangat berbagi berkat dan habitus baru sekaligus mengisi Tahun Syukur Keuskupan Agung Semarang, misalnya pembentukan Panitia APP di setiap paroki dengan kinerja yang makin efektif.

Akhirnya saya mengucapkan selamat memasuki masa Prapaska. Semoga pembaruan rohani kita sungguh menjadi pengalaman pribadi, keluarga dan komunitas. Semoga usaha-usaha kita untuk membangun gerakan kepedulian baik secara pribadi, keluarga, kelompok dan komunitas mendapat peneguhan dari rahmat Allah. Semoga perayaan 70 tahun Keuskupan Agung Semarang, 40 tahun gerakan APP dan tahun syukur Arah Dasar semakin mengembangkan kita semua dalam semangat berbagi berkat. Saya mengucapkan terima kasih atas keterlibatan seluruh umat dalam membangun dan mengembangkan Umat Allah Keuskupan Agung Semarang sesuai dengan kemampuan dan kesempatan masing-masing. Salam dan berkat Tuhan bagi para Ibu, Bapak, Suster, Bruder, Rama serta seluruh keluarga, kelompok dan komunitas. Semoga Tuhan memberkati niat-niat baik kita.

Semarang, 2 Februari 2010



Pius Riana Prapdi, Pr
Administrator Diosesan Keuskupan Agung Semarang





Rabu, 10 Februari 2010

SEMBAHYANGAN DJAWA

TANDHA PAMENTHANGAN DALEM




SEMBAHYANG KAWULA PITADOS




SEMBAHYANG MUGI LINUHURNA




SEMBAHYANG SEMBAH BHEKTI



SEMBAHYANG RAMA KAWULA


Rama kahula hīkā wonten 'ī swarga. wasta sampeyan dadossa subši. sadžaman sampeyan rawuḥha. kars sampeyan dadossa 'ī bumi kados 'ī swarga. redžekki kahula kā saintendinten sukanni dinten puniki marī kahula. hambi puntan marī kahula dosa kahula, kados kahula puntan marī satungiltūgil titiyū kā salaḥ marī kahula. hambi sampun bekta kahula 'ī pertšoban. tapi tšutšullken kahula bari pada sā ṅawon, sabab sadžaman hambi kawasa sarta kamukten gusti kagū ṅannipun dumugi 'ī ṅawet. Amin






Selasa, 02 Februari 2010

Free Audio Alkitab Perjanjian Baru

Apakah anda ingin mendalami sabda Tuhan yang tertulis dalam Kitab Suci? Apakah anda bingung bagaimana bisa meluangkan waktu untuk membacanya? Sekarang telah muncul sebuah audio kitab suci, khususnya untuk Perjanjian Baru. Apabila anda menginginkannya silahkan klik link dibawah ini:
Unduh Audio Alkitab PB




atau link dibawah ini:

1. Injil Matius

01.Matius bab 1.mp3
02.Matius bab 2.mp3
03.Matius bab 3.mp3
04.Matius bab 4.mp3
05.Matius bab 5.mp3
06.Matius bab 6.mp3
07.Matius bab 7.mp3
08.Matius bab 8.mp3
09.Matius bab 9.mp3
10.Matius bab 10.mp3
11.Matius bab 11.mp3
12.Matius bab 12.mp3
13.Matius bab 13.mp3
14.Matius bab 14.mp3
15.Matius bab 15.mp3
16.Matius bab 16.mp3
17.Matius bab 17.mp3
18.Matius bab 18.mp3
19.Matius bab 19.mp3
20.Matius bab 20.mp3
21.Matius bab 21.mp3
22.Matius bab 22.mp3
23.Matius bab 23.mp3
24.Matius bab 24.mp3
25.Matius bab 25.mp3
26.Matius bab 26.mp3
27.Matius bab 27.mp3
28.Matius bab 28.mp3

2. Injil Markus

01.Markus bab 1.mp3
02.Markus bab 2.mp3
03.Markus bab 3.mp3
04.Markus bab 4.mp3
05.Markus bab 5.mp3
06.Markus bab 6.mp3
07.Markus bab 7.mp3
08.Markus bab 8.mp3
09.Markus bab 9.mp3
10.Markus bab 10.mp3
11.Markus bab 11.mp3
12.Markus bab 12.mp3
13.Markus bab 13.mp3
14.Markus bab 14.mp3
15.Markus bab 15.mp3
16.Markus bab 16.mp3

Di sini, apabila anda telah mengunduh audio kitab suci perjanjian baru ini, anda lebih dimudahkan untuk mendengarkan dan mendalami sabda TUhan, anda bisa mendengarkan dan merenungkannya kapan saja, di rumah, di mobil, atau dimana saja...Semoga sabda Tuhan yang kita dengarkan setiap saat menjadi "sumber terang" dan "daya hidup" dalam langkah-langkah kehidupan yang kita tapaki setiap saat dimanapun dan kapanpun, kita sebagai murid-muridNya diutus untuk mewartakan DIa. amin